You need to enable javaScript to run this app.

SMAN 1 Kupang Gelar Evaluasi dan Refleksi Diri

  • Jum'at, 21 Oktober 2022
  • admin-1
  • 0 komentar
SMAN 1 Kupang Gelar Evaluasi dan Refleksi Diri

Oleh ,

Pada hari Rabu tanggal 12 Oktober 2022, SMA Negeri 1 Kupang gelar kegiatan Diseminasi Hasil Evaluasi dan Refleksi Diri SMA Negeri1 Kupang.

Kegiatan ini berlangsung sehari dan setiap warga sekolah diberi kesempatan melakukan  refleksi dan evaluasi.
Tujuannya menjadikan refleksi dan evaluasi sebagai budaya positif untuk peningkatan mutu.

Kepala SMAN 1 Kupang,Dra.Marselina Tua,M.Si hadir bersama Pengawas Pembina,Drs.Noch Kanahawu sekaligus membuka acara Diseminasi yang fiikuti semua guru dan semua  MGMP, para guru dan pegawai.

Dra. Marselina Tua, M.Si., menegaskan kegiatan Diseminasi Evaluasi dan Refleksi merupakan sebuah cermin diri untuk peningkatan pengembangan dan peningkatan sebuah lembaga pendidikan.Refleksi yang dilakukan baik refleksi diri sendiri, refleksi rekan sejawat, refleksi antar teman apa yang telah dilakukan,apa yang masih kurang dan apa yang perlu ditingkatkan.

"Dalam setiap pembelajaran di kelas seorang guru harus menjadi pemimpin pembelajaran,sehingga dapat membawa siswa atau murid mampu menjadi pemimpin belajar di kelas, sehingga refleksi juga dapat diterima dari siswa untuk guru.Tujuan akhirnya adalah meningkatkan proses pembelajaran dan kualitas pembelajaran menjadi lebih bermakna," katanya.

Sebuah pertanyaan pemantik dari kepala SMA Negeri 1 Kupang, mengawali kegiatan adalah apakah Refleksi dan Evaluasi sama?

"Penting sekali agar semua hadir,baik guru,operator maupun siswa memahami bahwa dalam refleksi kita berpikir evaluatif," tegas kepsek.

Reflektif berkaitan dengan apa saja yang kita lakukan. Jadi setiap reflelsi membutuhkan berbagai elevaluasi atau proses bagaimana kita hendak menilai secara kohoren mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga capaian atau hasil dari kegiatan.Evaluasi adalah tindakan dari hasil refleksi.

Ditegaskan berulangkali bahwa kepala sekolah harus terima apapun hasil evaluasi guru pada dirinya. Antara sesama rekan guru harus saling berefleksi dan menerima hasil refleksi untuk dievaluasi. Setiap hasil evaluasi perlu tindakan solusi atau Rencana Tindak Lanjut (RTL).

Refleksi juga harus terjadi antara komunitas belajar dan forum guru semisal MGMP. Contoh sederhana, setiap tahun pembelajaran perlu diadakannya In House Training (IHT).

Hasil Evaluasi bisa dilakukan rencana tindak lanjut saat IHT dan setiap IHT perlu laporan masuk ke pemimpin (kepsek). Namun adakalanya beberapa laporan MGMP belum dilakukan,termasuk rencana tindak lanjut.

Pengawas Pembina SMAN 1 Kupang, Drs. Noh Kana Hawu, M.Si mengatakan diseminasi hasil evaluasi dan refleksi diri sangat membantu dalam peningkatan kualitas lembaga dan sekaligus persiapan akreditasi sekolah.

Akreditasi sekolah bukan hal yang sulit,jika semua guru pegawai melaksanakan pekerjaan dan pelayanan sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya dan disertai bukti unggahan. SMA Negeri 1 Kupang merupakan salah satu sekolah yang mendapat lampu hijau untuk re-akreditasi.

Predikat B yang masih disandang sekolah telah di evaluasi pihak sekolah dan bersepakat bahwa sudah saatnya SMA Negeri 1 Kupang melakukan re-akreditiasi. Untuk mencapai akreditasi A perlu pembuktian setiap tupoksi yang telah terlaksana. Bahkan setiap data on pelaksanaan dan pencapain standar pendidikan hingga evaluasi diri sudah tertata dengan baik dalam dokumen-dokumen sekolah.

Jangan sampai saat akreditasi barulah para guru dan pegawai kejar kerja semalam.Padahal hal-hal keseharian yang telah kita lakukan sesuai tupoksi pasti ada buktinya pada masing-masing guru dan pegawai juga kepala sekolah.Setiap dokumen yang diapload akan dikonfirmasi langsung ke sekolah sesuai kondisi ril. Pengalaman Noh Kana Hawu saat menjadi asesor setiap sekolah kadang menganggap sulit dan menyambut akreditasi dengan sangat tegang dan menganggap  rumit.

"Tetapi saya percaya SMA Negeri 1 Kupang pasti telah melakukan dengan baik,"kata Noh.

Ditegaskan Noh, setiap hasil evaluasi diri kita akan kita temukan kekurangan-kekurangan kita dan rencana solusi dan tindak lanjut. Mutu Guru, Proses Pembelajaran,kualitas capaian standar pendidikan. "Semuanya memerlukan bukti nyata".

Kegiatan Diseminasi Hasil Evaluasi dan Refleksi Diri dilakukan dalam sehari penuh dan setiap MGMP, Tata Usaha dan Pegawai  diberi kesempatan berefleksi dan melakukan evaluasi. (Mezra E.Pellondou)

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Dra. Marselina Tua, M.Si

- Kepala Sekolah -

  Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan anugerahNya sehingga website SMA Negeri 1 Kupang…

Berlangganan
Banner